“Renungan 16 April 2016 A : STOP MENONTON TV”

2016.05.15STOP-MENONTON-TV-01

Adit dan Ina suka melihat TV sepulang sekolah. Sambil makan mereka melihat tayangan di TV. Waduh, akhir-akhir ini banyak sekali tayangan tentang kekerasan. Anak tidak menghormati orang-tuanya, ada juga cerita tentang anak-anak kaya yang suka menindas anak-anak yang kurang mampu.

2016.05.15.-STOP-MENONTON-TV-02

Ibu seringkali tiba-tiba mengganti chanel TV atau mematikan TV dengan tiba-tiba. “Kok, dimatiin TV nya Bu?” tanya Adit protes.

Ayat Emas
“Hai anakku, berpeganglah pada perkataanku, dan simpanlah perintahku dalam hatimu.”
(Ams.7:1)

“Adit, tayangan itu sangat buruk sekali, tidak mendidik. Kamu ingat tidak, beberapa waktu yang lalu ada seorang anak mencontoh adegan dalam TV. Ia memukuli saudara dan orang-tuanya. Ia menganggap apa yang dilakukannya adalah keren, padahal itu adalah salah,” ucap ibu.

Doakan
Orang-tua mau terus mengawasi anak-anak saat menonton TV dan memberikan pengertian yang baik.

“Iya, Bu. Hatiku juga merasa sedih setiap kali melihat tontonan yang penuh kekerasan itu,” sahut Ina.
“Itu namanya Roh Kudus dalam hatimu bekerja, Ina. Jika hatimu menolak sesuatu yang tidak sesuai, berarti Tuhan mengingatkanmu akan suatu hal. Jika tayangan TV membuat hatimu tidak nyaman, jangan diteruskan. Kamu berkuasa mematikannya, agar kamu tidak terpengaruh hal-hal yang buruk. ”

Yuk, tuliskan dalam kotak TV berikut, tayangan TV apa saja yang cocok untuk kamu tonton?

Doaku:
Tuhan Yesus, tolonglah aku untuk senantiasa bersandar pada hikmat dari-Mu. Amin.

No comments yet.