PaMan — Pahlawan Iman: George Williams

pahlawan-iman-george-williams

“Bukan soal sedikit tidaknya, tetapi soal berapa banyak yang telah kita lakukan untuk orang lain.”

Adalah seorang muda berusia 23 tahun, bernama George Williams. Ia sangat mengasihi Tuhan. George Williams bekerja pada salah satu perusahaan tekstil besar di London, pada tahun 1840. Saat itu ada banyak sekali anak muda sepertinya, yang bekerja di toko tekstil.

Ia melihat bahwa teman-teman kerjanya tidak mempunyai kerohanian yang baik, bahkan mereka tidak mengenal Tuhan dalam hidupnya. Kemudian ia memasukkan nama-nama mereka dalam daftar doanya. Ajaib, mereka yang didoakannya kemudian bertobat dan menjadi murid Kristus. Kemudian ia mengumpulkan temannya yang sudah bertobat di dalam kamar asrama dan mulai berdoa bersama serta mendalami Firman Tuhan.

Pada bulan Juni 1844, dua belas anak muda yang dipimpin oleh George Williams berkumpul, untuk membentuk sebuah lembaga pelayanan bagi anak-anak muda pekerja tekstil seperti mereka. Tujuannya untuk memberikan pemahaman tentang kekristenan dengan lebih baik dengan pertemuan-pertemuan doa dan kelas pemahaman Alkitab. Tidak lama kemudian, gerakan mereka tidak hanya terbatas pada toko tekstil mereka. Mereka mengundang anak-anak muda di toko tekstil yang lain, dan semakin hari semakin besar pengikutnya.

Lembaga ini bernama Young Men’s Christian Association (YMCA). Dari 12 orang yang memberikan hidupnya untuk menolong sesama anak muda, organisasi ini secara cepat menyebar ke seluruh dunia.

Saat ini, YMCA mempunyai 125 juta anggota di 125 negara di dunia. Misi mereka tetap sama, untuk memberikan nilai-nilai kristiani bagi anak-anak muda dan keluarga di setiap segi kehidupan.

No comments yet.