Renungan 20 Juni 2015: SI PENGUMPAT

2015.06.20-SI-PENGUMPAT-01

Reza punya teman sekelas yang senang sekali mengumpat. Karena Reza tinggal di Surabaya, ada umpatan tertentu yang menjadi bahasa keren anak-anak muda Surabaya. Kalau tidak mengumpat, rasanya gak keren. Rezapun ikut-ikutan temannya itu.

2015.06.20-SI-PENGUMPAT-02

Tapi lama kelamaan itu menjadi kebiasaan hingga Ibu mendengarnya. Reza dimarahi dan disadarkan mengapa sebagai anak Tuhan tidak boleh mengumpat. Reza bertobat dan dengan susah payah menghilangkan kebiasaannya itu.

Ayat Emas
“dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi. ”
(Yak.3:10)

Dari mulut yang satu gak boleh keluar pujian dan umpatan. Kamu harus memilih, mau memakai mulut dan kata-katamu seperti apa.Ingat, kata-kata itu berkuasa. Jadi, awasi setiap ucapanmu ya…? Katakan TIDAK pada dirimu sendiri saat kamu tergoda untuk mengumpat.

Doakan
Temanmu yang senang mengumpat supaya Tuhan menjamah hatinya.

Nah, daripada membiasakan mulutmu mengumpat kata-kata yang kotor… baca ayat berikut beberapa kali hingga kamu hafal!

2015.06.20-SI-PENGUMPAT-03

Doaku:
Tuhan Yesus, tolong aku untuk selalu menjaga ucapanku supaya tidak mengucapkan kata-kata yang buruk. Amin

No comments yet.