Renungan 28 Juni 2015: KEINGINAN ATAU KEBUTUHAN

2015.06.28-KEINGINAN-ATAU-KEBUTUHAN-01

Iklan produk yang paling berhasil itu jika memakai media audio visual seperti iklan di TV. Ayo kita buktikan. Pada saat di TV ada iklan es krim atau biskuit, tiba-tiba kita ingin makan es krim atau biskuit, bukan? Makanya ada pepatah dari mata turun ke hati.

2015.06.28-KEINGINAN-ATAU-KEBUTUHAN-02

Anak-anak zaman sekarang sangat konsumtif karena hari-harinya dipenuhi dengan tawaran produk dan iklan. Kalian harus bisa membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Jadi, jika kalian mengingini sesuatu bertanyalah pada diri sendiri dulu, apakah ini benar-benar yang aku butuhkan ? Lebih tepatnya, berdoa dan bertanyalah pada Tuhan Yesus.

Ayat Emas
“Lalukanlah mataku dari pada melihat hal yang hampa, hidupkanlah aku dengan jalan-jalan yang Kautunjukkan! ”
(Mzm. 119:37)

Firman Tuhan mengajarkan kita tentang Raja Ahab yang tega membunuh karena ingin memiliki kebun anggur Nabot, padahal ia sudah kaya raya. Sebenarnya ia tidak membutuhkan kebun anggur itu, hanya ingin saja. Akhirnya ia dihukum Tuhan.

Doakan
Perusahaan snack di Indonesia supaya memproduksi snack yang sehat dan aman untuk anak-anak.

Bisakah kamu membantu Mitha untuk berbelanja sesuai kebutuhannya?

2015.06.28-KEINGINAN-ATAU-KEBUTUHAN-03

Doaku:
Tuhan Yesus terkasih, tolong aku untuk membedakan manakah kebutuhan atau sekadar keinginan. Aku tidak mau terjebak dalam tawaran dunia. Amin.

No comments yet.