Renungan 25 November 2014: PENJAGA ADIK

2014-11-25-penjaga-adik-1

Miriam sangat senang waktu adik lelakinya lahir. Ia sangat sayang pada Musa, adik kecilnya itu. Tetapi bahaya! Raja menginginkan semua bayi laki-laki dibunuh. Miriam ketakutan kehilangan adiknya. Ibu Yokhebed berusaha menyembunyikan Musa di dalam keranjang anyaman rumput, di pinggir sungai Nil. Padahal, di sungai itu ada buaya, ular dan hewan ganas lainnya.

2014-11-25-penjaga-adik-2

Miriam menjaga adiknya di pinggir sungai Nil itu. Ia melawan rasa takut terhadap buaya dan ular demi adiknya. Ia menolak saat teman-teman mengajaknya bermain. Ia bertanggung jawab terhadap keselamatan adiknya.

Ayat Emas
“kakaknya perempuan berdiri di tempat yang agak jauh untuk melihat, apakah yang akan terjadi dengan dia. ”
(Kel. 2:4)

Kita semua pasti pernah diberi kepercayaan orang tua kita untuk melakukan sesuatu, bukan. Apakah itu menjaga adik, menjaga rumah, menanak nasi hingga menyetor uang ke bank, misalnya. Lakukan itu dengan bangga, ok..! Berarti kamu dipandang mampu dan pandai melakukannya. Jangan menggerutu dan bermalas-malasan. Mau ya…

Doaku:
Roh Kudus, seperti Miriam menjaga Musa, aku tahu Engkau selalu menjagaku. Terimakasih, Tuhan. Amin

No comments yet.