Renungan 22 Desember 2015: IBUKU TERSAYANG

2015.12.22-IBUKU-TERSAYANG-01

Grace sangat mengasihi ibunya. Ia tahu, semenjak dilahirkan hingga saat iaduduk di kelas 6, ibunya telah banyak berkorban untuknya dengan penuh kasih sayang.

2015.12.22-IBUKU-TERSAYANG-02

Bahkan, menurut cerita ayahnya, dulu saat ia hendak dilahirkan, ibunya hampir saja meninggal dunia. Tapi karena kemurahan Tuhan, Grace bisa lahir dengan selamat dan ibunya bisa kembali pulih.

Ayat Emas
“Kemudian genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan ia pun melahirkan seorang anak laki-laki.”
(Luk. 1:57)

Tiba saatnya bagi Elizabeth untuk melahirkan. Saat anaknya lahir, saat itu pula Zakharia kembali BISA berbicara, setelah sekian lama mulutnya tertutup dan ia bisu. Luar biasa!

Doakan
Ibumu yang telah melahirkan, memelihara dan menemanimu sampai saat ini agar tetap sehat dan diberikan kekuatan dari Tuhan

Banyak keajaiban saat seorang anak dilahirkan. Jadi sudah sepantasnya seorang anak menghormati ibunya, sebagai bentuk ucapan terima kasih. Karena apa yang dilakukan seorang ibu bagi anak-anaknya tidaklah mudah.

Terkadang ia bekerja keras seharian untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya, bahkan rela memberikan nyawanya saat melahirkan asal anaknya bisa selamat.

Hari ini bertepatan dengan Hari Ibu. Jika selama ini kamu kurang menghormati ibumu, menganggap ibumu banyak aturan dan membencinya….coba kembali ingat-ingat kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan ibu kepadamu dan seluruh keluargamu. Tepat bukan, jika sekarang kamu diingatkan untuk segera menghampiri ibumu dan mengatakan, “Ibu, aku mengasihimu…terima kasih!”

Tulis dalam kotak berikut, hal apa yang ingin kamu ucapkan selama ini pada ibumu!

img3

Doaku:
Tuhan Yesus, terima kasih untuk ibuku, yang telah memeliharaku selama ini. Berkati aku untuk selalu mengasihi dan menghormatinya. Amin.

No comments yet.