Renungan 31 Oktober 2015: TUHANLAH KEKUATANKU!

2015.10.31-TUHANLAH-KEKUATANKU!-01

Pada 26 November 2011 lalu, mendadak Jembatan Tenggarong, yang menghubungkan Tenggarong Seberang dengan Samarinda ambruk. Akibat ambruknya jembatan ini, beberapa orang tewas dan banyak orang lainnya yang terluka. Puluhan kendaraan tercebur ke Sungai Mahakam.

2015.10.31-TUHANLAH-KEKUATANKU!-02

Mengapa jembatan yang terlihat kuat dan kokoh mendadak ambruk? Ada banyak alasan yang muncul, karena jembatan tidak kuat lagi menahan beban kendaraan yang lewat di atasnya.

Ayat Emas
“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”
(Flp. 4:13)

Mengapa jembatan tidak kuat menahan beban? Kemungkinan bahan atau material jembatan yang dipakai adalah bahan-bahan yang sudah kurang baik, alias murahan, dalam artian ada dugaan terjadi korupsi untuk pembelian materi bahan jembatan tersebut.

Doakan
Teman-temanmu yang mulai menjauhi kegiatan di gereja agar mereka memiliki kerinduan untuk datang kembali pada Tuhan Yesus.

Ibarat sebuah jembatan, sebagian anak-anak Tuhan juga terkadang memiliki iman yang tidak kuat, sehingga jatuh saat pencobaan atau masalah datang dalam hidupnya, lantas putus asa dan meninggalkan Tuhan Yesus.

Firman Tuhan mengingatkan, bahwa sesungguhnya segala perkara atau persoalan dapat kamu tanggung dan hadapi bersama Tuhan, karena Dia senantiasa memberikan kekuatan baru. Jadi terus datang ke hadirat-Nya jika kamu mulai merasa lemah. Percayalah dan kamu akan berhasil.

Baca, hafalkan dan ingat terus kalimat berikut dalam hidup kamu!

2015.10.31-TUHANLAH-KEKUATANKU!-03

Doaku:
Tuhan Yesus, aku lemah dan tidak berdaya. Aku mohon kekuatan baru pada-Mu untuk mengatasi segala bebanku. Amin.

No comments yet.