Renungan 29 Januari 2015: JALAN TUHAN

29-jalan-tuhan-1

Sudah sejak lama Tomy ingin melanjutkan sekolah ke kota. Bukan karena dia enggan sekolah di daerahnya. Tapi karena di desanya belum ada sekolah. Untuk bersekolah ia harus berjalan kaki hampir seharian, melewati sungai, tebing dan hutan.

29-jalan-tuhan-2

Suatu saat, ada seorang penginjil datang ke daerahnya. Tomy menceritakan kesedihan hatinya dan harapannya untuk bisa bersekolah. Awalnya, ia tidak mendapatkan jawaban. Penginjil itu malahan memberikannya sebuah buku tebal, yang ternyata sebuah Alkitab. Setiap hari Tomy dan penginjil itu belajar membaca dari Alkitab itu.

Ayat Emas
“Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu.”
(Mzm. 86:11)

Semakin lama Tomy sudah lancar membaca. Penginjil itu juga banyak mengajarinya pelajaran berhitung dan bercerita tentang banyak hal. Tapi, Tomy paling suka cerita tentang Tuhan Yesus, mukjizat-mukjizat yang telah dilakukan-Nya dan pelayanan-Nya.

Doakan
Anak-anak di pedalaman juga mendapatkan pendidikan

Hingga suatu saat, penginjil itu menerima sebuah paket pos yang membuat Tomy sangat bergirang. Impiannya untuk bersekolah terwujud. Ternyata selama ini, penginjil itu telah mencarikan sponsor untuk Tomy melanjutkan sekolahnya di kota. Ya, tak berapa lama lagi Tomy akan meninggalkan daerahnya, meraih impiannya.

Tomy percaya, semua itu adalah juga mukjizat dari Tuhan. Apakah kamu juga telah menerima mukjizat-Nya dalam hidupmu? Semakin dekat pada-Nya, maka mukjizat-Nya akan kamu terima setiap waktu.

Doaku:
Tuhan Yesus, terimakasih, untuk setiap pengharapan yang selalu ada bersama-Mu. Amin.

No comments yet.