Renungan 9 Februari 2015: MALU SENDIRI

09-malu-sendiri-1

Rusli selalu meledek dan menghina Ani teman sekelasnya, karena Ani berasal dari keluarga pas-pasan. Rusli berasal dari keluarga yang kaya raya, sehingga dia selalu pamer barang-barang baru dan bagus-bagus kepada teman-temannya.

Ayat Emas
“Berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu”
(Luk. 6:27)

Suatu hari, saat ulangan harian tiba, ternyata tempat pensil kebanggaan Rusli tertinggal di rumah.
“Len, aku pinjam pensilnya satu dong!” ucap Rusli.
“Wah,… aku cuma bawa satu, Rus…” jawab Leni.

Doakan
Orangtua temanmu yang sedang bertengkar agar rukun kembali

“Sem, Budi, Yati… aku pinjam pensilnya dong…”

09-malu-sendiri-2

“Rus,… nih aku pinjami pensilku. Walaupun jelek, tapi bisa buat nulis kok..” ucap Ani sambil menghampiri Rusli. Dengan malu-malu, akhirnya Rusli menerima pensil tersebut. Menyesal hatinya, karena selama ini dia selalu menyakiti hati Ani. Ternyata Ani anak yang baik dan mau menolongnya. Kamu juga harus seperti Ani, yang terus berbuat baik pada semua orang.

Perbaikilah kata-kata dalam kurung berikut, sehingga apabila disusun dengan kalimat sebelumnya, akan menjadi kalimat yang enak dibaca.

09-malu-sendiri-3

Doaku:
Tuhan Yesus, ajar aku untuk terus mengasihi orang yang telah menghina dan mengejek aku. Amin.

No comments yet.