Renungan 21 Maret 2015: BERAPA KALI….?

2015.03.21-berapa-kali-01

Sambil melemparkan tas sekolahnya, Tito mengomel, “Sebel,….sebel banget aku hari ini!” Mama yang ada di ruang makan menyahut, “Ada apa Tito, kok marah-marah sendiri?”

2015.03.21-berapa-kali-02

“Itu lho, Ma, Doni selalu menjengkelkan. Sudah berkali-kali dia menaruh permen karet di kursiku. Jadi Tito ditertawai teman-teman gara-gara permen karet yang menempel di seragamku!”

Ayat Emas
“Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali”
(Mat.18:22)

“Sudahlah, Tito, biarkan saja. Kamu mungkin merasa sebal dan menjadi marah, tapi teruslah berbuat baik dan mengampuni dia. Jangan kamu membalasnya dengan hal-hal yang buruk, apalagi dikalahkan oleh rasa amarahmu. Kamu masih ingat kan, apa yang dikatakan Tuhan Yesus, bahwa kita harus terus mengampuni orang yang bersalah kepada kita?”

Doakan
Saudaramu yang suka bertengkar mau mengampuni temannya

“Tapi sampai berapa kali, Ma?”
“Banyak kali…terus dan terus mengampuni!” ucap Mama. “Teruslah berdoa, agar Tuhan Yesus memberikan hati yang mengampuni padamu.”

Tulis dalam kolom komentar berikut: berapa banyak (dalam Minggu ini), kamu telah belajar bersabar dan mau mengampuni seseorang?

Doaku:
Tuhan Yesus, ampuni aku jika seringkali merasa marah karena perbuatan teman-temanku. Tolong aku, ya, Tuhan, untuk selalu mau mengampuni dan mengasihi mereka. Amin.

No comments yet.