Renungan 2 April 2015: JADILAH KEHENDAK-MU

2015.03.28-jadilah-kehendak-Mu-01

Waktu itu adalah Kamis malam, di Minggu Paskah. Tuhan Yesus bersama para murid-Nya di salah satu tempat menyepi favorit-Nya, yaitu taman Getsemani. Dengan perasaan yang sangat sedih, Dia memberi nasihat kepada para murid-Nya untuk terus berdoa memohon kekuatan, agar tetap setia kepada-Nya.

2015.03.28-jadilah-kehendak-Mu-02

Sebenarnya Tuhan Yesus merasa sangat bersedih hati, saat menerima tugas berat ini. Menanggung dan menggantikan hukuman dosa manusia tidaklah mudah, apalagi merasakan kesendirian yang luar biasa di atas kayu salib.

Ayat Emas
““Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.””
(Luk. 22:42)

Dalam kesusahan yang begitu besar, Tuhan Yesus berkata, “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.”

Doakan
Anak-anak mau melakukan tugasnya sepenuh hati, dengan pertolongan Tuhan Yesus

Seberat apapun tugas yang diterima Tuhan Yesus, ternyata Dia mau menanggung-Nya bagi keselamatan umat manusia. Kamu juga harus terus belajar, untuk tetap mengikuti apa yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita.

Coba baca kembali Lukas 22:42, hafalkan dan kemudian lengkapi kalimat di bawah ini:

2015.03.28-jadilah-kehendak-Mu-03

Doaku:
Tuhan Yesus, terimakasih untuk pengorbanan-Mu yang besar, menanggung dan menebus dosa kami. Amin.

No comments yet.