Renungan 16 April 2015: MENYIMPAN KEBUSUKAN

Bacaan: Amsal 15:7-9
2015.04.16-menyimpan-kebusukan-01

Roky menyembunyikan semua kertas ulangannya yang bernilai jelek, di dalam laci meja belajarnya. Dia menyimpannya rapat-rapat, dalam laci terkunci, agar mama dan papanya tidak mengetahui keburukannya.

2015.04.16-menyimpan-kebusukan-02

Bukan hanya itu, Roky juga tidak membuat catatan-catatan pelajaran selama di kelas. Di dalam kelas ia lebih suka mengajak teman sebangkunya berbicara, daripada menulis. Seringkali bapak atau ibu guru menegurnya dengan keras.

Ayat Emas
“Bibir orang bijak menaburkan pengetahuan, tetapi hati orang bebal tidak jujur. ”
(Ams. 15:7)

Akhirnya, suatu hari, guru walikelasnya memanggil kedua orang tuanya menghadap kepala Sekolah. Terbongkar sudah rahasia Roky. Duh, betapa malu hati Roky….

Doakan
Anak-anak mau belajar dengan tekun dan memanfaatkan waktunya dengan baik

Nah, sekarang…bisakah kamu membaca pesan di bawah ini? Tuliskan kembali pada kolom komentar yang tersedia dan selamat belajar!

2015.04.16-menyimpan-kebusukan-03

Doaku:
Tuhan Yesus, karuniakanlah aku hikmat untuk melakukan kebenaran. Amin.

No comments yet.