Renungan 4 Mei 2015: JAMAHAN SANG PEMURAH HATI

Bacaan: Roma 9:15-18
2015.05.04-jamahan-sang-pemurah-hati-01

Rista dijuluki si bontot trouble maker. Bagaimana tidak, ia selalu merengek minta semua yang diinginkannya. Sekarang minta handphone terbaru, besok harus ada. Minta sepeda baru, besok harus sudah ada. Padahal orang tua Rista tidak selalu mempunyai uang.

2015.05.04-jamahan-sang-pemurah-hati-02

Semua sudah kewalahan menghadapi Rista. Hal terakhir yang bisa mereka lakukan adalah berdoa bagi Rista

Ayat Emas
““Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.””
(Rm. 9:15)

Tiga bulan yang lalu, ayah Rista masuk rumah sakit. Dokter memberitahu bahwa ayah mengidap kanker dan kemungkin usianya tidak panjang lagi. Pada saat itulah Tuhan Yesus hadir bagi Rista. Rista menerima jamahan Tuhan. Rista kini adalah yang Rista baru, yang mau mengasihi orang tua dan saudaranya.

Doakan
Anak-anak mau memahami kesulitan orangtuanya dan tidak ingin menang sendiri

Dunia memiliki kuasa yang luar biasa untuk merebut anak-anak Tuhan menjadi miliknya. Dunia terus berjuang dengan bujuk rayu supaya kita mau meninggalkan Tuhan Yesus. Tapi Kasih Tuhan Yesus melebihi kuasa apapun. Dengan membuka hati, membiarkan kuasa-Nya masuk dalam diri kita, maka kita pasti diberinya kemenangan menjadi anak-anak Allah.

Baca dan tulis kembali kalimat berikut!

2015.05.04-jamahan-sang-pemurah-hati-03

Doaku:
Tuhan Yesus, kuatkanlah aku untuk melawan bujuk rayu dunia ini, sehingga aku menjadi anak-anak-Mu. Amin.

No comments yet.