Renungan 5 Mei 2015: MATA HATI

2015.05.05-mata-hati-01

Bu Esa menyuruh anak-anak kelas 4 mengerjakan prakarya, tugas itu dikerjakan berkelompok. Anak-anak diminta menentukan sendiri kelompoknya.

2015.05.05-mata-hati-02

Ketika semua telah siap, ternyata ada seorang anak yang belum mendapatkan kelompok, namanya Heri. Tidak ada satupun anak yang mau menerima Heri di kelompoknya. Mengapa..?

Ayat Emas
“Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”
(I Sam. 16:7)

Bau badan Heri amis. Kok, bisa? Ibu Heri adalah pembuat kue, setip hari Heri bertugas mengocok telur. Meskipun sudah mandi, bau amis telur itu masih melekat di badannya dan terus terbawa hingga di sekolah. Oleh karena itu teman-teman di sekolahnya menjauhinya.

Doakan
Anak-anak di kelasmu tidak meremehkan teman yang baru

Sebenarnya Heri adalah anak yang rajin baik di rumah maupun di sekolahnya. Ia baik kepada semua orang, nilai semua mata pelajarannya juga bagus, melebihi teman-temannya.

Hanya karena bau badannya yang amis itulah, maka ia dijauhi teman-temannya. Teman-teman Herry boleh menjauhinya. Tapi lihat! Pada kenaikan kelas tahun ini, Herry menjadi juara kelas.

Manusia sering hanya melihat bentuk luarnya saja, tapi tidak melihat hati. Tuhan Yesus melihat kedalaman hati kita. Siapapun dia, jika Tuhan Yesus sudah memilih, maka jadilah kehendak-Nya atas dia.

2015.05.05-mata-hati-03

Doaku:
Tuhan Yesus, ajar aku untuk mengasihi sesamaku tanpa melihat rupa, tapi melihat kedalaman hati mereka. Amin.

— Kak Ayik

No comments yet.