Renungan 15 Mei 2015: DAMAI

2015.05.15-damai-01

Anak-anak kelas 3 bergerombol di depan kelas, melihat Doni dan Ami bertengkar hebat. Tidak ada seorangpun yang memisahkan mereka. Beberapa anak malah asyik mulai menyoraki mereka.

2015.05.15-damai-02

Tiba-tiba Bu Sri datang. “Ada Bu Sri…ada Bu Sri…!” Segera saja anak-anak berlari masuk ke dalam kelas. Bu Sri segera melerai Doni dan Ami dan membawa mereka ke ruang guru. Di ruang guru mereka masih saling berbantahan. Ternyata persoalan mereka sepele. Mereka bertengkar karena berebut tempat duduk di kursi paling belakang.

Ayat Emas
“Dan semua orang, yang memberi dirinya dipimpin oleh patokan ini, turunlah kiranya damai sejahtera dan rahmat atas mereka… ”
(Gal. 6:16)

“Kalian sudah kelas 3, sudah besar. Coba salah satu dari kalian mau mengalah, pasti tak akan terjadi perkelahian,” nasihat Bu Sri.

Doakan
Anak-anak belajar berdamai dan mau menghindari perseteruan

Ternyata untuk menciptakan perdamaian itu, harus ada kemauan untuk saling mengalah. Lebih baik mengalah daripada tubuh babak belur.

Akhirnya Bu Sri memberikan tugas pada Doni dan Ami agar mereka bisa akur lagi. Bisakah kamu membantu untuk menuliskan kembali pesan dari Bu Sri itu? Susun setiap huruf sesuai angka urutnya, maka kalian akan dapat membaca pesannya!

2015.05.15-damai-03

Doaku:
Tuhan Yesus, ajarlah aku untuk menjadi pembawa damai di sekitarku. Amin.

No comments yet.