Renungan 19 Mei 2015: BELAJAR BERBUAT BAIK

2015.05.19-belajar-berbuat-baik-01

Fany benar-benar jengkel dengan sikap Jo, yang sok Jagoan. Rencananya mereka berdua akan bermain bulu tangkis sore itu. Tapi belum sempat bermain, mereka sudah saling ejek satu sama lain.

2015.05.19-belajar-berbuat-baik-02

“Aku bisa mengalahkan papaku satu set langsung,” ucap Jo sombong. “Kemarin aku juga habis mengalahkan Edo, juara Badminton di sekolahku,” bual Jo lagi.

Ayat Emas
“Berhentilah berbuat jahat”
(Yes. 1:16b)

“Buktikan dong, omonganmu!” ucap Fany dengan suara ketus. Keduanya jadi emosi dan akan berkelahi.

Doakan
Teman-teman di kelasmu menghilangkan kebiasaan omong kosong mereka

Hei…hei…berhenti! Jangan berkelahi!” teriak Cahya, melerai mereka.

Tuhan Yesus ingin kita menjadi pembawa damai. Ia ingin kita menjadi terang di sekeliling kita. Dunia ini jahat, tapi kita harus mencegah agar hidup kita tidak menjadi jahat. Ikutilah teladan Tuhan Yesus, dengan melakukan hal-hal yang mendatangkan kebaikan, berdoa dan bertekun membaca kebenaran Firman-Nya.

Tuliskan kembali bunyi ayat berikut dalam tempat yang tersedia!

2015.05.19-belajar-berbuat-baik-03

Doaku:
Tuhan Yesus, tolong aku untuk menjadi pembawa damai bagi teman-teman di sekitarku. Amin.

No comments yet.