Renungan 5 Juli 2015: MENJADI TERANG

Bacaan: Amsal 13:5-9
2015.07.05-MENJADI-TERANG-01

Suatu kali Bram mengikuti kegiatan Pramuka di sekolahnya. Bersama kelompoknya, mereka mendapat tugas melakukan kegiatan penjelajahan.

2015.07.05-MENJADI-TERANG-02

Mereka pergi ke sebuah bangunan tua, kosong dan gelap. Sepertinya sudah lama tidak dihuni. Hihhh…baunya sedikit amis, banyak barang bergeletakan, juga tak ada lampu yang menerangi.

Ayat Emas
“Terang orang benar bercahaya gemilang, sedangkan pelita orang fasik padam. ”
(Ams. 13:9)

Meski siang hari, akhirnya mereka harus memakai senter, agar bisa berjalan dalam bangunan tua itu.

Doakan
Saudaramu yang belum menerima Tuhan Yesus

Beberapa teman Bram sesekali terantuk batu atau sesuatu karena jalan yang gelap. Ternyata susah sekali berjalan dalam kegelapan. Mereka berusaha berjalan beriringan, agar tidak tersesat. Setelah berjalan cukup lama dalam kegelapan, setitik cahaya yang ada di ujung sana, membuat hati mereka merasa lega.

Hidup kita juga membutuhkan terang. Tuhan Yesus adalah sumber terang kita, sehingga kita bisa dimerdekakan dari kegelapan dosa.

Karena kamu sudah menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamatmu, maka kamu juga bisa menjadi terang bagi kawan-kawan yang masih dalam kegelapan dosa.

Mari menjadi terang agar bisa menjadi berkat bagi orang-orang yang masih dalam kegelapan.

Yuk, bantu temanmu keluar dari jalan yang berliku ini….

2015.07.05-MENJADI-TERANG-03

Doaku:
Tuhan Yesus, tolong aku untuk menjadi garam dan terang bagi teman-temanku yang masih berada di dalam kegelapan. Amin.

No comments yet.