Renungan 11 Juli 2015: BERBAGI BOLA

2015.07.11-BERBAGI-BOLA-01

Hari ini ada pertandingan persahabatan, bola futsal di tanah lapang. Rencananya kelas A akan melawan kelas B.

2015.07.11-BERBAGI-BOLA-03

Awalnya, Bram yang berada di kelas A merasa khawatir akan kalah, karena jumlah kelompok mereka hanya 8 orang, sedangkan kelas B ada 20 orang. Permainan itu berjalan dengan seru, rotasi pemain juga berjalan dengan cepat. Kelompok Bram yang hanya memiliki 3 orang pemain cadangan, berusaha keras agar tenaga mereka cukup dan bisa bermain dengan kompak.

Ayat Emas
“Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat. ”
(Yak. 3:16)

Kelas B sering melakukan pergantian pemain, karena tenaga cadangan mereka banyak, sehingga tenaga mereka tetap fresh. Tapi anehnya, pada akhirnya kelas A bisa memenangkan pertandingan tersebut. Lho, kok bisa?

Doakan
Teman-teman di kelasmu mau bekerjasama dan tidak egois

Bermain bola itu sederhana sekali, dengan sering mengumpan bola ke teman akan lebih efektif mencetak gol. Sedangkan kelas B lebih sering bermain individu, alias tidak mau berbagi bola; menggiring sendiri dengan gerakan-gerakan yang keren, tapi malah tidak efektif untuk mencetak gol.

2015.07.11-BERBAGI-BOLA-03

Bermain bola sama artinya dengan belajar berkawan. Jika kamu ingin mendapatkan sebuah kepercayaan dari temanmu, maka kamu juga harus belajar mempercayainya. Kerjasama yang baik akan memunculkan ikatan yang kuat dalam pertemanan. Demikian pula jika kamu ingin menjadikan Tuhan Yesus sebagai sahabat terbaikmu, maka kamu juga harus rela menyediakan waktumu dengan-Nya dalam doa juga membaca firman-Nya.

Apa bahasa Inggris dari bola?

Doaku:
Tuhan Yesus, lembutkanlah hatiku supaya aku tidak egois dan mau berbagi dengan teman-temanku. Amin.

— Kak Ayik

No comments yet.