Renungan 23 Juli 2015: ANAK-ANAK KEBANGGAAN

2015.07.23-ANAK-ANAK-KEBANGGAAN-01

Adi berusia 8 tahun, seharusnya ia sudah duduk di kelas 3 SD. Tapi dia harus bekerja membantu orangtuanya, memulung sampah, untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

2015.07.23-ANAK-ANAK-KEBANGGAAN-02

Santy berusia 10 tahun, memiliki 2 orang adik, tapi dia juga harus bekerja untuk mengasuh anak kecil lainnya, agar ia bisa mendapatkan uang untuk membantu orangtuanya.

Ayat Emas
“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. ”
(Mat. 5:9)

Beberapa tahun ini banyak sekali anak-anak yang seharusnya dilindungi di rumah dan mendapatkan pendidikan, malah harus bekerja. Kebutuhan dan keadaan seseorang memang sangat berbeda.

Doakan
Anak-anak terlantar yang hidup di jalanan

Jika kamu saat ini tengah menikmati bangku sekolahmu, lakukanlah dengan semangat dan senang hati. Ingatlah, masih banyak anak-anak di luar sana yang tidak dapat menikmati apa yang kamu rasakan saat ini.

Kamu mungkin tidak dapat berbuat banyak untuk teman-temanmu yang ada di jalanan. Tapi jika kamu mau mulai berdoa atau menyisihkan uang tabunganmu untuk mereka, maka sedikit banyak akan membantu mereka.

Coba amati anak-anak yang ada di jalanan. Apa saja yang mereka lakukan? Bagaimana menurutmu?

Doaku:
Tuhan Yesus, berkatilah anak-anak yang ada di jalanan, agar mereka juga mendapatkan pertolongan dari-Mu. Amin.

No comments yet.