Renungan 20 Agustus 2015: BHINNEKA TUNGAL IKA

2015.08.20-BHINNEKA-TUNGAL-IKA-01

Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua, sebuah kalimat yang diambil dari kitab Sutasoma, karangan Empu Tantular.

2015.08.20-BHINNEKA-TUNGAL-IKA-02

Secara mendalam Bhineka Tunggal Ika bermakna meskipun di Indonesia terdiri dari banyak suku, agama, ras, adat, budaya, bahasa, dan sebagainya, namun tetap dalam satu kesatuan, sebangsa dan setanah air.

Ayat Emas
“Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus ”
(Flp.2:5 )

Dipersatukan dengan bendera, lagu kebangsaan, mata uang, bahasa persatuan, dan lain-lain yang sama. Itulah sebabnya kalimat ‘Bhinneka Tunggal Ika’ terdapat pada lambang negara Republik Indonesia yaitu burung Garuda Pancasila. Pada kaki burung Garuda Pancasila mencengkeram pita yang bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika.

Doakan
Gereja-gereja di Indonesia bersatu, agar pekabaran Injil dapat diberitakan ke seluruh penjuru Indonesia

Rasa kebersamaan itu penting kita pegang agar bangsa kita terhindar dari penjajahan bangsa lain. Anak-anak Tuhan juga harus bersatu, meskipun kita berada terpencar di negara kepulauan RI. Meski kita berasal dari gereja yang berbeda, tapi kita harus tetap satu untuk mewartakan kabar sukacita dari Tuhan Yesus, bagi semua orang dan semua bangsa.

Ayo, coba amati teman-teman di dalam kelas/sekolahmu, berasal dari suku mana saja mereka berasal? Meski berbeda suku, tetap bersatu lho!

Doaku:
Tuhan Yesus, terimakasih untuk keragaman budaya dan suku di Indonesia. Tolong aku untuk menghargai perbedaan ini. Amin.

No comments yet.