Renungan 5 November 2015: TULI KARENA EARPHONE

2015.11.05-TULI-KARENA-EARPHONE-01

Mama sudah berkali-kali memanggil Reva dengan berteriak keras, tapi Reva tidak kunjung datang juga. Ya ampun, ternyata Reva sedang mendengarkan musik lewat earphone dengan kencang. Pantas saja dia nggak dengar teriakan Mama.

2015.11.05-TULI-KARENA-EARPHONE-02

Tahukah kalian, mendengarkan musik memakai earphone dengan suara keras dapat menimbulkan kerusakan pendengaran atau ketulian secara permanen, dan ini tidak bisa disembuhkan. Penelitian telah membuktikan hal itu. Jadi yang suka mendengarkan earphone, berhati-hatilah. Seorang dokter bercerita ada anak SMA, pasiennya, telah menggunakan alat bantu dengar karena menderita tuli permanen. Wah…, bahaya ya..!

Ayat Emas
“Dan kata-Nya: “Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!” ”
(Mrk. 4:9)

Begitu juga dalam mendengarkan suara Tuhan Yesus. Kita harus menyingkirkan hal-hal yang mengganggu hubungan kita dengan Tuhan. Bisa kemalasan, games, handphone, teman-teman, dsb. Saat kita tenang, kita bisa mendengar suara Tuhan berbicara dalam hati kita, melalui Alkitab, doa atau melalui orang lain.

Doakan
Orang-orang yang mempunyai cacat permanen seperti tuli, buta dan bisu supaya mempunyai kesempatan mengenal Tuhan Yesus.

Jujurlah dan tuliskan di bawah ini beberapa hal yang paling sering menghalangimu untuk mendengar suara Tuhan Yesus.

Doaku:
Tuhan Yesus aku menyerahkan (sebutkan daftarmu di atas) yang sering menghalangiku berhubungan dengan-Mu. Tolong aku untuk bisa mengalahkan hal-hal itu. Amin

No comments yet.