Renungan 27 November 2015: BAYI SIAPA ?

2015.11.27-BAYI-SIAPA-01

Hari ini kita membaca tentang Raja Salomo yang dengan bijaksana memutuskan bayi siapa yang diperebutkan.

2015.11.27-BAYI-SIAPA-02

Peristiwa ini menjadi sangat terkenal karena Raja menyuruh mengambil pedang dan memotong bayi itu menjadi dua dan membagi sama rata. Ibu sesungguhnya tentu tidak akan tega melihat anaknya dibunuh.

Ayat Emas
“dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, ”
(Ef. 6:17)

Tanpa hikmat Tuhan, pedang di tangan raja merupakan alat untuk mengancam orang, bukan sebagai detektor kebohongan. Tuhan juga memberikan jenis pedang yang lain untuk kita.

Doakan
Para hakim dan jaksa di negara Indonesia supaya berlaku adil dan jujur dalam melaksanakan hukum.

Pedang yang sangat tajam yang bisa menghujam ke hati (tanpa membuat berdarah) yang bisa membuktikan kebohongan atau kebenaran. Pedang apakah itu? Isilah bagian yang kosong di bawah ini maka kamu akan tahu.

Dengan membaca Firman Tuhan, kita, seperti Salomo, akan menerima hikmat dari Tuhan. Dengan hikmat itu kita bisa mengenali kebohongan-kebohongan Iblis dengan lebih mudah.

2015.11.27-BAYI-SIAPA-03

Doaku:
Tuhan Yesus, tolong aku untuk menerima hikmat dari-Mu saat aku membaca Firman Tuhan. Buatlah aku mengerti, Tuhan. Amin.

No comments yet.