Renungan 18 Juli 2016: MENGHITUNG BERKAT YUK…

18-MENGHITUNG-BERKAT-YUK…

Kain jengkel dengan Tuhan. Ia merasa sama-sama mempersembahkan korban, tapi kenapa korban Habel yang diterima Tuhan? Ia merasa Tuhan tidak adil. Ia iri, kesal dan marah. Akhirnya ia membunuh Habel karena kemarahannya semakin lama semakin besar.

Di dalam hidup ini, selalu saja ada ketidak adilan. Bahkan kamu sering merasa bahwa orang-tuamu memperlakukanmu tidak adil, bukan? Guru-guru di sekolah pun juga begitu. Ketidakadilan ada di mana-mana, tapi kita tidak boleh kalah. Saat perasaan iri itu mulai timbul, cepat-cepat usir dengan perkataan “Aku bersyukur pada Tuhan untuk hidupku.” Dan sebutkan semua berkat-berkatmu, kelebihan-kelebihanmu, bakat dan talentamu. Pasti setelah itu kamu merasa jauh lebih baik.

Ayat Emas
“Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.“ ”
(Kej. 4:7b)

Jika belum, kamu bisa berdoa dan mengeluarkan isi hatimu pada Tuhan. Nah, setelah itu kamu pasti merasa lebih baik, dijamin.

Doakan
Dirimu dan semua saudaramu supaya tidak menjadi tukang protes.

Nah tuliskan semua berkat, bakat, talenta dan kelebihanmu di sini. Kalau kamu belum tahu, tanyalah pada orang tuamu.

Doaku:
Tuhan Yesus, aku bersyukur untuk setiap berkat-Mu (sebutkan daftarmu satu per satu) Aku tidak punya alasan untuk iri pada orang lain lagi. Amin.

No comments yet.