Renungan 19 Juli 2016: MELEPASKAN BEBAN

19-MELEPASKAN-BEBAN

Nadya punya daya ingat yang bagus. Untuk pelajaran menghafal, ia juaranya. Nilainya bagus-bagus. Tapi sayang, Nadya juga mengingat setiap kesalahan yang dibuat teman-temannya terhadap dirinya. Ia adalah seorang yang pendendam dan susah memaafkan.

19-MELEPASKAN-BEBAN-2

Orang yang tidak mau memaafkan dan suka menyimpan kesalahan orang itu seperti seorang yang memanggul beban. Ke mana-mana beban itu dibawa. Lama-lama ia menjadi bungkuk, lelah dan sakit karena beban itu.

Ayat Emas
“Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. ”
(1 Kor. 13:5b)

Saat kamu disakiti oleh orang lain, segera maafkan orang itu. Memaafkan itu artinya juga melupakan kesalahan yang dia buat, jangan diingat-ingat lagi. Itu akan menjadi beban di hatimu. Emang enak, ke mana-mana membawa beban ?

Doakan
Konflik dan peperangan di dunia ini yang timbul karena tidak mau saling memaafkan. Doakan juga anak-anak yang menjadi korban.

Doaku:
Tuhan Yesus, aku menyerahkan diriku pada-Mu untuk Engkau bentuk mempunyai hati pemaaf dan mudah mengampuni orang lain. Amin.

No comments yet.