Renungan 7 Oktober: YA ATAU TIDAK

7-ya-atau-tidak

Nano melihat sepotong kue di sebuah piring kecil di atas meja makan. Tanpa bertanya pada mama, dia langsung memakan habis kue tersebut.
Tak lama kemudian Nina, adiknya, yang terlihat kebingungan bertanya kepadanya, “Kak, lihat kue ku di meja makan?” Nano menggelengkan kepalanya dan berkata,“Aku tidak tahu!”ucapnya berbohong.

7-ya-atau-tidak-2

Firman Tuhan hari ini mengajarkan kepada kita, jika “ya” katakan “ya” dan jika “tidak” katakan “tidak”. Artinya, kita harus berkata benar dan jujur, bahkan untuk hal sekecil dan sesederhana apapun. Ingatlah bahwa kita adalah anak-anak Tuhan Yesus, jadi kita harus hidup benar sesuai dengan firman-Nya.

Ayat Emas
“Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi orang yang berlaku setia dikenan-Nya.”
(Ams. 12:22)

Jika kita suka berdusta, maka kita bukan anak-anak Tuhan melainkan anak-anak Iblis, karena Iblis adalah bapa segala dusta. Orang yang mencintai dusta tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Ngeri bukan? Bersungguh-sungguhlah hidup dalam kebenaran!
Yuk, sekarang bantu Nina untuk menghitung harga kue-kuenya berikut, yang akan dijual di bazar sekolahnya.

Doakan
Saudara-saudaramu mau jujur dan saling mengasihi

Berapa jumlah uang yang diterima Nina, jika semuakue itu habis terjual saat bazar?

7-ya-atau-tidak-3

Doaku:
Tuhan Yesus, tolong aku selalu hidup dalam kebenaran-Mu. Amin.

No comments yet.