Renungan 15 Oktober: JALAN ORANG BENAR

15-jalan-orang-benar

Wawan tersesat, saat mengikuti kegiatan lintas alam bersama kelompok PA (Pecinta Alam) sekolahnya. Awalnya dia berjalan bersama rombongan, tapi saat mendadak ingin buang air kecil, segera ia menyelinap di balik pepohonan, tanpa memberitahu teman-temannya.

15-jalan-orang-benar-2

Lima menit kemudian, saat ia kembali ke jalan di mana terakhir kali ia meninggalkan teman-temannya, ternyata sudah sepi. Tak ada orang di jalan itu, hanya pepohonan besar, dan persimpangan jalan yang membuatnya bingung.

Ayat Emas
“Siapa berjalan dengan jujur, takut akan TUHAN, tetapi orang yang sesat jalannya, menghina Dia.”
(Ams.14:2)

Setelah mengamati sekitarnya, akhirnya Wawan menemukan tanda arah yang benar sehingga akhirnya ia bisa berkumpul dengan teman-temannya kembali. Coba bayangkan, jika ia tidak menjumpai tanda arah itu, pasti ia akan hilang di dalam hutan itu.

Doakan
Para pendaki gunung yang tersesat agar bisa diketemukan kembali.

Demikian pula dengan hidup kita. Pilihlah jalan yang benar supaya kamu tidak tersesat dalam dunia yang penuh dosa dan kebinasaan kekal ini. Jalan itu hanya kamu dapatkan di dalam Tuhan Yesus, Dialah jalan kebenaran dan hidup.

15-jalan-orang-benar-3

Doaku:
Tuhan Yesus, hanya Engkaulah jalan keselamatan yang sejati. Aku bersungguh-sungguh percaya hanya kepada-Mu. Amin.

No comments yet.