Renungan 20 September: BERTAHAN SAMPAI AKHIR

20-bertahan-sampai-akhir-2

Kris berlari terseok-seok di jalur lintas lari maraton. Meski kakinya sudah sangat capek, ia terus berjuang untuk menyelesaikan perlombaan yang diikutinya.

20-bertahan-sampai-akhir

Sementara itu, pemenang lari marathon sudah sampai di garis finish. Tapi Kris masih terus berlari, menyelesaikan pertandingannya. Akhirnya ia sampai di garis finish sebagai orang yang terakhir. Tidak ada yang menyambutnya, para penonton juga tidak lagi memperhatikannya. Hanya ayahnya, yang datang mendekatinya sambil tersenyum bangga. “Kamu berhasil Kris, lain kali kita akan jadi yang terdepan!”

Ayat Emas
“sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. ”
(Yak. 1:3)

Mungkin kamu pernah mengikuti pertandingan dan kalah. Jangan malu atau menjadi minder. Asalkan kamu terus bertekun, mau berlatih dan tidak malu untuk mencoba, pasti kamu akan bisa mencapai impianmu.

Doakan
Anak-anak mau terus belajar meskipun esok hari tidak ada ulangan.

Tahukah kamu, sebuah kemenangan bukan hanya diukur dengan piala yang kita terima, tapi juga dengan seberapa disiplin kita untuk menyelesaikan pertandingan yang kita ikuti. Apa maksudnya? Itu berarti, kamu tidak gampang menyerah, tidak KO sebelum pertandingan berakhir.

Demikian pula jika kita mau bertekun terus di dalam Tuhan, Tuhan sendiri yang akan menambah-nambahkan kemampuan dalam hidup kita. Percayalah!

Yuk, sekarang bantu Kris untuk melalui rute larinya. Awas, banyak jalan jebakan!

20-bertahan-sampai-akhir-3

Doaku:
Tuhan Yesus, ampunilah aku jika selama ini gampang menyerah. Aku mau lebih bertekun di dalam Engkau. Amin.

No comments yet.