Renungan 22 September: NASIHAT IBU

22-nasihat-ibu

Karena hujan beberapa hari yang lalu, kolam di sebelah rumah menjadi kotor dan berlumpur. Ayah belum sempat membersihkannya, sehingga ibu selalu mengingatkan Beno.

“Beno, jangan bermain di pinggir kolam, lantainya licin, nanti kamu jatuh!” teriak Ibu pada Beno yang sedang berlari-lari di dekat kolam.
“Tidak apa-apa, Bu… Beno gak jatuh kok!” teriak Beno sambil terus berlarian. Tak lama kemudian terdengar suara tangisan Beno. Rupanya ia terjatuh ke dalam kolam yang kotor dan berbau itu.

Ayat Emas
“Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.”
(Ams. 13:13)

Ah, andaikata Beno mau mendengarkan nasihat ibunya, tentu ia tidak akan jatuh ke dalam kolam yang membuat sekujur tubuhnya berbau amis. Jangan remehkan nasihat orang-tuamu, karena nasihat mereka pasti mendatangkan kebaikkan bagimu.

Doakan
Anak-anak mau mendengarkan nasihat orang-tuanya dan menaatinya.

Bisakah kamu membantu ayah untuk membersihkan kolam yang kotor itu? Tahukah kamu apa nama alat-alat yang dipakai berikut?

22-nasihat-ibu-2

Doaku:
Tuhan Yesus, ampuni aku yang sering tidak taat. Aku mau mendengarkan nasihat orang-tuaku dan menaatinya. Amin.

No comments yet.