Renungan 29 September: TUHAN YANG BERPIHAK

Bacaan: Amsal 2:1-10
29-tuhan-yang-berpihak

Samuel sedang bersedih hati, seorang teman yang tidak menyukainya, memfitnah dia. Akhirnya hampir semua teman dalam kelas menjauhi dia.
“Jangan dekat-dekat dengan Samuel, nanti kita ketularan penyakitnya,” bisik seorang teman pada kawan yang lain. Betapa sedih hati Samuel. Ia sendiri bingung dengan keadaan dirinya, tiba-tiba di sekujur tubuhnya timbul bercak-bercak warna merah.

29-tuhan-yang-berpihak-2

Hati Samuel tambah resah saat Bu Arin, guru wali kelasnya memintanya untuk datang ke ruang kantor. “Samuel, ada apa dengan dirimu?”
“Saya juga tidak tahu, Bu. Tiba-tiba teman-teman menjauhi saya. Sepertinya mereka tidak mau lagi berteman dengan saya…” terang Samuel dengan wajah sedih.
“Oke. Pulang sekolah nanti kita akan pergi ke poliklinik di dekat sekolah, biar tahu, sebenarnya kamu sedang sakit apa,” ucap Bu Arin sambil tersenyum. Samuel jadi agak tenang mendengarnya.

Ayat Emas
“Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya,”
(Ams.2:7)

Keesokan harinya, saat Bu Arin masuk ke dalam kelas dan memberikan pengumuman pada anak-anak. “Anak-anak, Samuel tidak sakit menular…jadi tidak akan menular pada kalian. Samuel hanya alergi terhadap makanan tertentu. Jangan mudah dipengaruhi orang lain, sehingga kalian jadi memusuhi teman sendiri. Ayo, semua minta maaf pada Samuel!” nasihat Bu Arin.

Doakan
Anak-anak tidak suka memfitnah dan menyebarkan berita bohong.

Ingatlah, jika kamu hidup benar di dalam Tuhan, Ia pasti akan menyatakan kebenaran di dalam hidupmu. Tuhan selalu berpihak dan memberikan pertolongan kepada setiap anak-anak-Nya.

Ucapkan kalimat ini beberapa kali!

29-tuhan-yang-berpihak-3

Doaku:
Tuhan Yesus, tolong aku agar senantiasa mengandalkan Engkau. Aku percaya Engkau aka nada di pihakku dan menolongku. Amin.

No comments yet.