Renungan 18 Januari 2016: SALAH JALAN

2016.01.18-SALAH-JALAN-01

Lomba gerak jalan lintas alam sedang diadakan di desa Kiki. Kegiatan itu berlangsung sangat meriah sekali. Semua peserta diwajibkan mengikuti semua petunjuk yang telah dipasang oleh panitia di beberapa titik tertentu.

2016.01.18-SALAH-JALAN-02

Semua peserta harus melewati semua rintangan yang ada, baik melalui sungai, rawa, daerah persawahan, juga hutan lindung di dekat desa itu. Bila peserta mengikuti semua petunjuk jalan, maka mereka akan sampai di garis finish.

Ayat Emas
“Hai anakku, janganlah engkau hidup menurut tingkah laku mereka, tahanlah kakimu dari pada jalan mereka,”
(Ams. 1:15)

Anton dan Kiki mengikuti juga kegiatan itu. Mereka berangkat bersama-sama dengan peserta lainnya. Namun saat tiba di tengah jalan, tiba-tiba Anton membisikkan sebuah rencana pada Kiki. “Ayo kita memotong jalan, biar cepat sampai di garis finish!” ucap Anton.

Doakan
Para pemimpin negara di dunia, agar taat pada perintah Tuhan.

Akhirnya Anton dan Kiki mengambil jalan lain, yang mereka anggap akan cepat sampai di garis finish. Tapi sayang, hingga hari hampir malam mereka tak kunjung sampai di garis finish. Rupanya mereka telah tersesat.

Makanya jangan pernah mengambil keputusan sendiri, ikutilah peraturan-peraturan yang sudah ada. Apalagi peraturan Tuhan, jangan pernah dilanggar, agar tiba dengan selamat di sorga nanti.

Yuk, bantu, para panitia menemukan kembali Anton dan Kiki ya…

Doaku:
Tuhan Yesus, ampunilah aku, bila selama ini terkadang tidak mengikuti jalan-jalan-Mu. Berkatilah aku sepanjang hari ini, amin.

No comments yet.