Renungan 18 Oktober: PIKA

18-pika

Pikas (dulu dieja pica) adalah sepupu dari kelinci. Hewan ini hidup di daerah beriklim dingin. Pika yang kadang-kadang disebut dengan kelinci batu adalah hewan kecil pengerat yang rupanya mirip dengan kelinci. Badannya pendek dengan panjang tubuh hanya 15 cm. Pika tidak berekor. Telinganya pendek, dan berat tubuhnya sekitar 140 gram. Hewan ini lebih banyak berjingkat, daripada melompat. Selain itu, pika juga pandai bersiul sehingga disebut sebagai “terwelu pesiul”.

Pika tinggal di bukit-bukit berbatu yang terjal dan curam supaya terhindar dari pemangsa. Mereka punya sebuah rahasia lho, ternyata kaki-kakinya mempunyai daya hisap yang kuat, sehingga mereka bisa menempel di bebatuan yang miring.

Ayat Emas
“Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.”
(Mzm.62:3)

Demikian pula dengan anak-anak Tuhan yang hidup dalam kebenaran Firman-Nya, mereka tinggal di atas gunung batu yang kokoh. Siapakah gunung batu itu? Dialah Tuhan Yesus.

Doakan
Anak-anak di panti rehabilitasi agar mereka juga mengandalkan pertolongan pada Tuhan.

. Tuhan Yesus sendiri yang menaungi, melindungi dan memelihara anak-anak-Nya yang bersungguh-sungguh taat dan hidup dalam kebenaran-Nya.

Hafalkan ayat berikut ini:

18-pika-3

Doaku:
Tuhan Yesus, Engkaulah gunung batu perlindunganku, aku mau taat dan menuruti firman-Mu. Amin.

No comments yet.