Renungan 12 November: AMPUNILAH AKU…

12-ampunilah-aku

Bimo tertangkap basah sedang mengambil barang di sebuah toko. Ia ditangkap warga dan dibawa ke kantor desa untuk dihakimi. Bisa kamu bayangkan bagaimana keadaannya. Wajahnya babak belur dipukuli warga, untung saja nyawanya bisa diselamatkan.

12-ampunilah-aku-2

“Bimo…Bimo… kamu lagi kamu lagi….Apa kamu gak bosan dipukuli warga. Kenapa sih, kamu kok mencuri lagi?” tanya Pak Kades dengan prihatin.

Ayat Emas
“Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan. ”
(Ef. 4:28)

“Ampuni saya, Pak. Saya terpaksa melakukannya,…. Kalau tidak, adik-adik saya tidak bisa makan Pak,” jawab Bimo dengan wajah menyesal.

Doakan
Temanmu yang berbuat salah mau mengakui dan bertobat.

Sebenarnya kasihan juga melihat kondisi Bimo dan adik-adiknya, karena harus mencari uang untuk memberi makan adik-adiknya. Semenjak kedua orang-tuanya meninggal, ialah yang bertanggung jawab untuk menjaga dan merawat kedua adiknya.

“Ya, Tuhan, ampunilah aku, karena kesalahan yang telah kuperbuat. Aku berjanji akan menjadi anak yang baik, dan mau bekerja dengan baik…” doa Bimo dengan air mata penyesalannya.

Kamu juga harus menjadi anak baik, yang bisa menjadi teladan bagi orang lain. Jangan melakukan hal-hal yang tidak disukai Tuhan!

Susunlah kata-kata berikut agar menjadi sebuah pesan yang benar.

12-ampunilah-aku-3

Doaku:
Tuhan Yesus, ampunilah segala pelanggaranku. Aku mau terus dibentuk dalam kasih-Mu. Amin.

No comments yet.