Renungan 2 Februari 2016: KETAATAN DANIEL

2016.02.02-KETAATAN-DANIEL-01

Daniel adalah seroang yang sangat taat kepada Allah. Sejak masa kecilnya ia sudah menjadi anak yang manis dan penurut, setia melakukan seluruh perintah Allah. Buah dari kesetiaannya itu, ia diangkat menjadi pejabat tinggi di masa pemerintahan Raja Darius. Tetapi, siapa bilang perjalanan hidup Daniel mulus-mulus saja?

2016.02.02-KETAATAN-DANIEL-02

Daniel menghadapi tantangan dan perlawanan dari orang-orang yang tidak menyukainya. Kali ini, lawan-lawannya mengajukan undang-undang baru kepada Raja Darius, agar dibuat larangan berdoa kepada dewa ataupun manusia selain kepada Raja Darius saja. Hukuman bagi yang melanggar adalah dimasukkan ke dalam kandang singa.

Ayat Emas
“Bersorak-sorailah, hai orang-orang benar, dalam TUHAN! Sebab memuji-muji itu layak bagi orang jujur.”
Mzm. 33:1)

Lalu, apakah Daniel gentar? Tidak! Malahan, begitu mendengar larangan berdoa itu, ia bergegas masuk ke rumahnya dan berdoa. Akibat pelanggarannya ini ia dimasukkan ke dalam kandang singa, untuk menjadi santapan singa-singa yang lapar.

Doakan
Teman-temanmu yang tidak bisa ke gereja karena dilarang oleh sekelompok orang, agar mereka tetap lebih percaya dan taat pada Tuhan Yesus

Tapi, Tuhan melihat ketaatan Daniel. Tuhan membungkam mulut singa-singa itu, sehingga Raja Darius semakin takjub atas kuasa Allah Daniel. Buah dari ketaatannya itu, Daniel kembali mendapatkan kedudukan tinggi, sekaligus membawa Raja Darius dan seluruh Negeri untuk menyembah Allah. Ketaatan adalah kunci semua berkat. Bawalah doamu berlandaskan ketaatanmu, maka berkat Tuhan Yesus akan terus bersamamu.

2016.02.02-KETAATAN-DANIEL-03

Doaku:
Tuhan Yesus, tolong aku untuk lebih taat kepada-Mu. Amin.

No comments yet.