Renungan 3 Februari 2016: BERTEKUN DALAM DOA

Bacaan: Markus 1:35
2016.02.03-BERTEKUN-DALAM-DOA-01

Di sekolah Andi, setiap hari Senin dan Kamis pukul 06.30 selalu diadakan Persekutuan Doa pagi, dipimpin Ibu Yoseba, guru agama.

2016.02.03-BERTEKUN-DALAM-DOA-03

Pada awal masuk sekolah dulu, Andi merasa sangat terbeban dengan kegiatan ini. Karena harus berangkat pagi-pagi dan berlari-lari masuk halaman sekolah yang luas. “Ah, pokoknya capek deh…” Sebenarnya bisa saja Andi tidak mengikuti kegiatan persekutuan doa ini, karena kegiatan ini tidak wajib. “Tapi mama pasti marah kalau tahu aku bolos persekutuan doa,” pikir Andi. Akhirnya, meski terpaksa, ia tetap berangkat juga.

Ayat Emas
“Tetaplah berdoa.”
(1 Tes.5:17)

Sampai pada suatu hari, karena adik rewel sebelum berangkat sekolah, Andi terlambat sampai di sekolah. Otomatis ia tidak bisa mengikuti persekutuan doa pagi. “Gak masalah,” pikirnya.

Doakan
Teman-teman Sekolah Minggumu rajin mengikuti kegiatan persekutuan doa di gereja.

Tapi ternyata tidak! Hari itu, ia merasa ada sesuatu yang hilang. Ia merasa damai sejahtera menjauh dari dirinya, dan merasa tidak tenteram. Sejak saat itu, Andi selalu rajin berangkat persekutuan doa pagi dengan semangat dan penuh sukacita.

Bagaimana dengan kamu, apakah hari ini kamu telah menjumpai Tuhan Yesus dalam persekutuanmu?

Yuk, bantu Andhi untuk menuju kelompok persekutuan doanya !

Doaku:
Tuhan Yesus, ampuni aku yang sering meremehkan pertemuan dengan-Mu melalui doa-doaku. Aku ingin selalu dekat pada-Mu. Amin.

No comments yet.