Renungan 6 Februari 2016: TAK ADA YANG MUSTAHIL BAGI DIA

2016.02.06-TAK-ADA-YANG-MUSTAHIL-BAGI-DIA-01

Sepatu hitam Sofie jebol. Kemarin waktu latihan drumb band di sekolah teman-teman tertawa melihat sepatunya. Sol sepatunya terlepas, tinggal bagian atasnya saja yang tetap terikat di kaki Sofi, sementara mereka berjalan berkeliling lapangan.

2016.02.06-TAK-ADA-YANG-MUSTAHIL-BAGI-DIA-02

Ingin rasanya Sofi berlari meninggalkan lapangan saat itu juga, tapi tidak mungkin. Pak Yanto pelatih drumb band yang galak itu, bisa-bisa marah dibuatnya. Maka sambil nyengir, Sofi menikmati saja dirinya menjadi bahan pertunjukan lucu teman-temannya.

Ayat Emas
“TUHAN telah mendengar permohonanku, TUHAN menerima doaku. ”
(Mzm. 6:10)

“Tuhan Yesus,…. tolong aku!” doa Sofi dalam hati sepanjang sore itu. Sofi tahu, mamanya tidak mungkin bisa membelikan sepatu hitam baru saat itu juga, apalagi ini sudah tanggal tua.
Esok pagi, tiba-tiba mama membangunkan Sofi sambil berkata, ”Sofi, semalam ada SMS dari Bu Yani.

Doakan
Teman-temanmu yang berkekurangan senantiasa diberkati Tuhan Yesus

Pulang sekolah kamu disuruh mampir ke gereja, ada kiriman hadiah dari sponsor yang belum kamu ambil. Tapi Bu Yani bilang, kuponnya hanya bisa ditukar dengan tas atau sepatu di Makro.”
“Yes!!! Tuhan Yesus…. Thank You…. Engkau sungguh luar biasa!” teriak Sofi, meninggalkan mamanya yang heran melihatnya.

Bisakah kamu menemukan nama alat-alat berikut?

2016.02.06-TAK-ADA-YANG-MUSTAHIL-BAGI-DIA-03

Doaku:
Tuhan Yesus, Engkaulah penolongku, sumber pengharapan dan keselamatanku. Terima kasih Tuhan Yesus, amin.

No comments yet.