Renungan 22 Februari 2016: SALAM YANG MENGUATKAN

2016.02.22-SALAM-YANG-MENGUATKAN-01

“Bagas, tadi Kak Yani titip pesan supaya kamu segera ke gereja, untuk menulis surat buat sponsor kamu,” ucap ibu dengan senyumnya yang manis.

2016.02.22-SALAM-YANG-MENGUATKAN-02

Pulang sekolah Bagas bergegas pergi ke gereja. Surat dari sponsornya sudah menunggu di sana.

Ayat Emas
“Kami selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu semua… ”
(1 Tes. 1:2)

“Dear Bagas, kami senang mendengar kamu semakin baik nilainya. Kami juga senang mendengar kamu sudah memiliki seorang adik. Semoga kamu semakin menjadi anak Tuhan yang baik, semakin sayang pada keluargamu, dan menjadi murid yang bertanggung jawab.

Doakan
Orang-orang yang mau menolong membiayai anak-anak untuk melanjutkan sekolah mereka.

Bapak dan Ibu Parker selalu mendoakanmu dan keluargamu. Salam Kasih, Bapak dan Ibu Parker.”

Bagas selalu senang membaca surat dari sponsornya. Sepenggal kalimat “Bapak dan Ibu Parker selalu mendoakanmu dan keluargamu,” adalah kalimat yang membuatnya merasa memiliki keluarga yang selalu mendoakannya. “Terima kasih Tuhan Yesus,” bisik Bagas sambil mulai menulis jawaban surat itu.

Yuk, sekarang bantu Bagas membuat surat balasan pada Bapak dan Ibu Parker!

2016.02.22-SALAM-YANG-MENGUATKAN-03

Doaku:
Terima kasih Tuhan Yesus, karena Engkau tak pernah tinggalkan aku sendiri. Kau selalu ada bagiku. Amin.

No comments yet.