Renungan 18 Maret 2016: MENGAKUI KESALAHAN

2016.03.18-MENGAKUI-KESALAHAN-01

Andi tahu kalau Reza yang menyembunyikan buku IPAnya sehingga ia dimarahi Pak Theo dan dihukum keluar kelas.

2016.03.18-MENGAKUI-KESALAHAN-02

Pak Theo memang mengeluarkan anak yang tidak membawa buku dari dalam kelas. Bahkan Andi harus membuat tugas karangan dua lembar folio karena itu. Reza mengelak saat Andi menuduhnya. Andi marah sekali pada Reza.

Ayat Emas
“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. ”
(1 Yoh. 1:9)

Tiga hari kemudian, Reza datang ke rumah Andi mengembalikan buku IPA yang disembunyikannya. Ia mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

Doakan
Guru-gurumu di sekolah supaya bertambah hikmatnya.

Tapi Andi terlanjur marah. Ia malah mengusir Reza pulang.
Ya ampun, apakah kamu pernah seperti itu? Jangan lho ya.. Itu bukan seperti yang dilakukan Tuhan.

Saat kita mengakui kesalahan kita pada Tuhan, Ia akan mengampuni kita. Jadi mengapa saat orang lain mengaku bersalah dan meminta maaf, kita tidak mau memaafkannya ? Contohlah apa yang dilakukan Tuhan karena itu yang benar untuk dilakukan. Ok kan..?

Lengkapi kalimat di bawah ini.

2016.03.18-MENGAKUI-KESALAHAN-03

Doaku:
Tuhan Yesus, mampukan aku untuk menyingkirkan kemarahanku dan memberi pengampunan. Amin.

No comments yet.