Renungan 7 JUNI 2016: SAHABAT

2016.06.07-SAHABAT

Noni bersahabat dengan Susi, sejak usia mereka kecil. Ke mana-mana bersama, belajar bersama, bermain juga bersama. Keluarga mereka juga sangat dekat. Sampai ketika Noni dan keluarganya harus pindah ke Belanda, Susi sangat merasa kehilangan akibat perpisahan itu.

2016.06.07-SAHABAT-2

“Susi, jangan sedih, kita masih bisa berhubungan lewat telepon, chatting ataupun berkirim surat,” hibur Noni.
“Ya, tapi akan sangat lain sekali rasanya…” ucap Susi.
Persahabatan memang mendatangkan banyak rasa suka cita, meski terkadang ada duka cita pula. Sahabat yang baik senantiasa mengingatkan sahabatnya untuk terus bertumbuh di dalam Tuhan.

Ayat Emas
““Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.”
(Yes. 57:15b)

Kamu pun bisa bersahabat dengan Tuhan Yesus. Tuhan Yesus selalu dekat dan mau bersahabat dengan setiap anak yang mau datang kepada-Nya. Ketika kamu mengalami kesusahan, sakit, kekurangan, bahkan ketika hatimu terasa hancur dan seolah-olah tidak ada lagi harapan, Tuhan Yesus tetap ada bersama kamu. Ia akan menyembuhkan, menuntun, memulihkan dan menghiburkanmu. Tetaplah bersemangat mengikuti Tuhan Yesus!

Doakan
Anak-anak di daerah pedalaman, agar mereka juga menjadi sahabat Tuhan Yesus.

Lengkapi kalimat berikut dengan huruf yang cocok!

2016.06.07-SAHABAT-3

Doaku:
Tuhan Yesus, Engkaulah sesungguhnya sahabat sejatiku. Ampuni aku jika selama ini mengingatmu jika hanya membutuhkanmu. Sesungguhnya aku mau selalu mengandalkan-Mu. Amin.

No comments yet.