Renungan 3 Agustus 2016: PAGARI DIRIMU

03-PAGARI-DIRIMU

“Maaa,… Iwan mau nonton pawai, ya…!” teriak Iwan.
“Eiiits… doa dulu sebelum ke luar rumah… “ kata mama.
“Suuudaaah, Ma!” jawab Iwan berbohong.
Mama Iwan selalu mengajarkan kepada anaknya agar selalu berdoa terlebih dahulu sebelum keluar rumah agar terhidar dari bahaya, orang-orang jahat dan kecelakaan. Karena di luar rumah, masih banyak orang-orang yang suka berbuat jahat.

03-PAGARI-DIRIMU-2

“Aduuuh….Ma…Mama…sakit Ma….” tangis Iwan terdengar saat pulang dari melihat pawai.
“Lho,…. kenapa kakimu berdarah?“ tanya mama dengan cemas.
“Dilempar petasan sama anak-anak nakal, Ma…” jawab Iwan sambil menangis.

Ayat Emas
“Peliharalah aku, ya Tuhan, terhadap tangan orang fasik, jagalah aku terhadap orang yang melakukan kekerasan…”
(Mzm. 140:5a)

“Hemmm… pasti tadi Iwan bohong ya… Pas ke luar rumah tadi belum memagari diri dengan doa ya?”
“I…iya, Ma. Maafkan Iwan,…tadi berbohong.”
Sebelum ke luar rumah atau hendak pergi ke mana saja, jangan lupa memagari diri kamu dengan doa, minta Tuhan Yesus melindungi perjalananmu.

Doakan
Temanmu yang suka bermain petasan agar mereka mengerti dan mau berhenti bahwa hal itu bisa membahayakan dirinya maupun orang lain.

Berilah garis warna merah, untuk benda-benda yang menghasilkan panas dan cahaya, berikut!

03-PAGARI-DIRIMU-3

Doaku:
Tuhan Yesus, berkati dan lindungilah aku dankeluargaku sepanjang hari ini, dari orang-orang yang mau berbuat jahat. Ampunilah mereka, amin.

No comments yet.