Renungan 6 September: DUA TELINGA, SATU MULUT

6-DUA-TELINGA,-SATU-MULUT

Tahukah kamu mengapa Tuhan menciptakan manusia dengan dua telinga dan satu mulut? Tuhan sangat paham, bahwa dengan satu mulut saja, sering kali manusia sudah terlalu banyak berbicara. Apalagi kalau dengan dua mulut, coba kamu bayangkan! Wuiiihhh….pasti lebih ribut lagi.

6-DUA-TELINGA,-SATU-MULUT-2

Rasul Yakobus memberikan nasihat yang sangat baik, bahwa kita harus lebih banyak belajar untuk mendengar daripada berbicara. Itu sebabnya Tuhan memberikan kepada kita dua telinga.

Ayat Emas
“Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; ”
(Yak.1:19)

Setiap hari kamu harus terus belajar untuk mendengarkan suara Tuhan. Kamu dapat mendengarkan suara Tuhan melalui berbagai macam cara: melalui pembacaan firman Tuhan, guru-guru Sekolah Minggu, para pendeta, hamba Tuhan, orang-tua, ataupun teman-teman kamu yang sungguh-sungguh hidup berkenan kepada Tuhan. Yuk, tajamkan pendengaranmu dan fokus pada suara Tuhan!

Doakan
Teman-temanmu yang tidak mau mendengarkan nasihat orang-tuanya.

Coba bisikkan kalimat ini pada orang-tuamu, kakak, adik, teman atau saudaramu yang lain:

Tuhan Yesus mengasihimu…
(sebutkan salah satu: Papa, Mama, nama saudaramu
atau nama teman-temanmu),
aku juga mengasihimu!

Doaku:
Tuhan Yesus, ampuni aku jika selama ini kurang mendengarkan suara-Mu melalui orang-tuaku. Aku mau belajar untuk mendengarkan Engkau. Amin.

No comments yet.