Renungan 9 Agustus: JANGAN SAKITI ORANG LEMAH

09-JANGAN-SAKITI-ORANG-LEMAH

Pak Joni, seorang pengusaha kaya raya, yang berusaha membeli sebuah tanah perkampungan rakyat kecil, untuk dijadikannya super market besar.
Tentu saja rakyat di kampung itu menolak jika tempat tinggal mereka digusur.
“Pak, orang-orang tidak ada yang mau pindah dan menyerahkan tanah dan rumahnya untuk dibeli…” kata anak buah Pak Joni.
“Tambahkan uangnya sedikit, agar mereka tertarik.

09-JANGAN-SAKITI-ORANG-LEMAH-2

Janjikan perumahan yang baru untuk mereka…”
“Perumahannya di mana Pak?” tanya anak buahnya lagi.
“Alah… bilang saja begitu, nanti diurus… Kalau tidak mau juga, pakai kekerasan. Sewa tukang pukul yang kuat….” ucap Pak Joni dengan marah.

Ayat Emas
“Janganlah merampasi orang lemah, karena ia lemah, dan janganlah menginjak-injak orang yang berkesusahan….”
(Ams. 22:22)

Beberapa hari kemudian…
“Pak, bagaimana nih, rakyat tetap tidak pindah, walau janji-janji sudah saya berikan. Apa harus kita gusur dengan kekerasan?”
“Jangannnn… biarkan mereka tinggal di situ. Tuhan marah bila saya mengganggu mereka… Lihat, saya sudah tak bisa berjalan lagi…!” ucap Pak Joni dari pembaringannya, karena sekarang lumpuh.

Doakan
Orang-orang disekitarmu mau memikirkan kepentingan orang lain.

Tuhan tidak ingin ada orang yang menindas dan menyakiti orang-orang miskin dan lemah, kerena mereka adalah sahabat Tuhan.

Tahukah kamu, apa nama alat-alat yang biasa dipakai tukang bangunan berikut?

09-JANGAN-SAKITI-ORANG-LEMAH-3

Doaku:
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk terus mengasihi orang yang lemah dan miskin, amin.

No comments yet.