Renungan 24 Februari 2017: HATI-HATI DENGAN HUTANG

24-HATI-HATI-DENGAN-HUTANG-1

Bacaan Alkitab Setahun : Matius 12:9-15a

24-HATI-HATI-DENGAN-HUTANG-2

Tahukah kamu tentang kekacauan yang terjadi di negara Indonesia, pada tahun 1998? Pada tahun 1998, Indonesia mengalami krisis ekonomi. Banyak perusahaan yang bangkrut. Ternyata salah satu penyebab krisis ini adalah banyaknya hutang yang dimiliki perusahaan-perusahaan swasta, dan itu terjadi karena pemerintah tidak mengawasi dengan baik.

Ayat Emas
“Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapa pun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi.”
(Rm. 13:8a)

Kita harus berhati-hati dengan hutang, karena jika tidak diperhitungkan sungguh-sungguh, maka hutang itu bisa menjerat dan merugikan kita. Banyak orang berbuat jahat karena mereka memiliki hutang. Firman Tuhan berkata, orang yang tidak mau membayar hutangnya adalah orang fasik. Janganlah kita berbuat demikian. Sebaiknya, sebagai anak-anak Tuhan, kita tidak berhutang, namun jika memang sangat membutuhkan untuk hal yang sangat penting atau mendesak, baru boleh kita lakukan. Tapi dengan catatan, kita memiliki kemampuan untuk membayar dan melunasi hutang tersebut.

Doakan
Anak-anak tidak suka berhutang pada orang lain.

Namun di atas semuanya itu, Tuhan Yesus ingin agar kita menjadi orang-orang yang pengasih dan pemurah hati. Artinya, suka menolong dan memberi, terutama kepada saudara kita yang membutuhkan.

Kamu tidak harus menjadi orang kaya supaya bisa membantu orang lain.Tapi belajar untuk memberi dengan tulus hati, sesuai dengan kemampuan yang kamu miliki. Itulah yang menyenangkan hati Tuhan Yesus.

Baca dan hafalkan kalimat berikut!

24-HATI-HATI-DENGAN-HUTANG-3

Doaku:
Tuhan Yesus, memang tidak banyak yang kumiliki, tetapi ajarilah aku menjadi pemurah hati dan mau berbagi dengan orang lain. Amin.

No comments yet.